Scroll untuk baca artikel
Supala Media
Supala Media
Merah Putih

SPPG Samaturue Serap Hasil Panen Petani Melon Setempat

×

SPPG Samaturue Serap Hasil Panen Petani Melon Setempat

Sebarkan artikel ini
SPPG Samaturue Serap Hasil Panen Petani Melon Setempat Supalamedia
Asisten Lapangan SPPG Samaturue Melihat Langsung buah melon yang akan dipanen

SUPALAMEDIA – Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Samaturue Tiroang di Kelurahan Samaturue, Kecamatan Tiroang, memberikan dampak ekonomi langsung bagi petani buah melon setempat, terutama dalam hal kepastian harga dan pasar.

Salah satu petani melon, Zam’un, mengaku merasakan manfaat nyata sejak SPPG beroperasi di wilayahnya. Hasil panennya kini dibeli dengan harga layak dan tidak lagi bergantung pada fluktuasi permintaan pasar umum.

Supala Media

“Kami tidak perlu lagi memikirkan ke mana hasil panen akan dijual. Sudah ada kepastian pasar dan harga yang layak,” ujar Zam’un, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, selama ini petani kerap menghadapi ketidakpastian akibat naik-turunnya harga yang dipengaruhi oleh permintaan konsumen di pasaran. Ia berharap program ini dapat berlanjut secara berkelanjutan.

“Dengan adanya SPPG, ini menambah pasar baru dan pasarnya terjamin. Kami juga bisa berkolaborasi terkait pemenuhan produk yang diperlukan,” tambahnya.

Kepala SPPG Samaturue Tiroang, Sulfikar, menjelaskan lokasi kebun petani yang berada dalam satu kelurahan dengan dapur operasional menjadi nilai tambah tersendiri.

Jarak yang dekat memungkinkan buah dipanen dan langsung diantar ke dapur dalam kondisi segar.

“Buah bisa dipanen dan langsung diantarkan ke dapur dalam kondisi yang segar,” ujar Sulfikar.

Sebelumnya, Koordinator Wilayah BGN Pinrang, Nining Angreani, menekankan agar setiap SPPG di Pinrang mengutamakan pasokan dari petani setempat untuk komoditas buah, sayuran, dan hasil pertanian lainnya. Ia menyebut pendekatan ini sebagai salah satu upaya untuk mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal.

“Selain pemenuhan gizi, program ini juga dapat menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data operasional SPPG, pasokan melon dari lingkungan Toe’ akan dialokasikan untuk 2.357 porsi makanan siswa dan guru, serta 491 porsi untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kecamatan Tiroang. (*)

Supala Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 9   +   10   =