SUPALAMEDIA — Pemerintah Kabupaten Pinrang melantik 176 pejabat di lingkungan organisasi perangkat daerah di Aula Masjid Agung Al-Munawwir, Rabu kemari. Pelantikan dipimpin Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid.
Ratusan pejabat yang dilantik terdiri dari 8 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 74 administrator (eselon III), dan 94 pengawas (eselon IV). Rotasi dan mutasi ini disebut sebagai bagian dari penyegaran birokrasi.
Namun di balik seremonial pelantikan, Bupati Irwan menyampaikan peringatan yang tidak lazim. Ia secara terbuka mengancam akan mencopot pejabat yang kinerjanya tidak memenuhi target dalam 10 bulan ke depan. Evaluasi, katanya, akan dilakukan secara berkala. Hasilnya akan menentukan apakah seorang pejabat bertahan atau digeser.
Baca Juga:
“Semua pejabat yabg dilantik menandatangani fakta integritas, kita akan evaluasi kinerjanya,” ujar Irwan di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Dalam sambutannya, Irwan menyebut pelayanan publik yang cepat dan tidak berbelit adalah tuntutan utama. Ia meminta jajarannya memanfaatkan teknologi dan digitalisasi agar birokrasi tidak lagi rumit. “Masyarakat menginginkan pelayanan yang mudah diakses,” katanya.
Meski menggunakan narasi penyegaran, fakta menunjukkan rotasi pejabat di Pinrang terjadi di tengah tuntutan publik terhadap kinerja pemerintahan daerah. Para pejabat yang dilantik tidak hanya dituntut cepat beradaptasi, tetapi juga menghasilkan terobosan.
Baca Juga:
Bupati memberikan perhatian khusus kepada camat dan lurah. Mereka diminta turun ke masyarakat, terutama untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan cuaca ekstrem. “Camat adalah ujung tombak. Jangan di kantor terus,” tegasnya.
Sementara itu, kepala OPD diperintahkan menyusun tolak ukur kinerja sejak awal. Jika ada bawahan yang tidak menjalankan tugas dengan baik, kepala OPD diminta bertindak tanpa menunggu perintah.
Turut hadir dalam pelantikan Wakil Bupati Sudirman Bungi, Sekretaris Daerah A. Calo Kerrang, serta sejumlah staf ahli dan asisten.
Baca Juga:









