Scroll untuk baca artikel
Supala Media
Supala Media
Daerah

Cegah Gagal Panen, Pemkab Pinrang Evaluasi Langkah Antisipasi OPT

×

Cegah Gagal Panen, Pemkab Pinrang Evaluasi Langkah Antisipasi OPT

Sebarkan artikel ini
Cegah Gagal Panen, Pemkab Pinrang Evaluasi Langkah Antisipasi OPT Supalamedia
Gerakan penyemprotan serentak yang diinisiasi Pemkab Pinrang

SUPALAMEDIA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang melakukan penyemprotan pada lahan pertanian yang masih dalam tahap pertumbuhan dan belum terdampak hama. Langkah ini sebagai upaya pencegahan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) guna menjaga produktivitas pertanian.

Kebijakan tersebut diambil setelah serangan OPT pada musim tanam kali ini menyebabkan penurunan produksi di lahan seluas 1.310 hektar. Lahan terdampak tersebar di beberapa kecamatan di Pinrang.

Supala Media

Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, turun langsung dalam kegiatan pengendalian OPT pada Kamis kemarin. Ia menyatakan optimisme bahwa upaya ini dapat menekan dampak serangan hama asalkan dilakukan secara tepat, baik dari sisi waktu maupun dosis.

“Upaya ini adalah bentuk perlindungan terhadap lahan pertanian masyarakat. Jika dilakukan secara tepat, kita optimis dampak serangan OPT dapat diminimalisir sehingga produktivitas tetap terjaga,” ujar Sudirman.

Ia menambahkan, penurunan produksi pada lahan terdampak akan dijadikan bahan evaluasi. Evaluasi tersebut diharapkan menghasilkan langkah antisipatif yang lebih cepat dan terukur.

Sudirman juga menekankan pentingnya sinergi antara petani, penyuluh pertanian, dan pemerintah. Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang baik menjadi kunci utama menjaga stabilitas produksi pertanian di Kabupaten Pinrang.

“Komunikasi dan kerjasama yang baik menjadi faktor penting. Dengan sinergi yang kuat, kita tidak hanya mampu mengatasi persoalan, tetapi juga mencegahnya sejak dini,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemkab Pinrang mendapat kritik terkait klaim hasil panen 9-10 ton per hektar. Para petani mengaku angka riil di lapangan jauh dari harapan karena banyak yang mengalami gagal panen.(*)

Supala Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   2   =