Scroll untuk baca artikel
Supala Media
Supala Media
Daerah

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkab dan Polres Pinrang Fokus Keamanan dan Stok Pangan

×

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkab dan Polres Pinrang Fokus Keamanan dan Stok Pangan

Sebarkan artikel ini
Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkab dan Polres Pinrang Fokus Keamanan dan Stok Pangan Supalamedia

SUPALAMEDIA– Pemerintah Kabupaten Pinrang bersama Polres Pinrang dan instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral guna membahas langkah-langkah strategis menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H serta arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026. Rapat berlangsung di Mapolres Pinrang, Rabu (11/3)

Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, Andi Tjalo Kerrang, yang hadir mewakili Bupati Pinrang, menegaskan pentingnya sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama hari raya.

Supala Media

“Kesiapan sarana dan prasarana pendukung di lapangan harus menjadi prioritas utama. Ini bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi seluruh instansi terkait,” ujar Andi Tjalo Kerrang dalam arahannya.

Dalam rapat tersebut, Sekda meminta aparat keamanan untuk melakukan pengamanan ekstra di sejumlah titik rawan, terutama pusat-pusat keramaian seperti pasar, terminal, dan tempat ibadah. Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang diinstruksikan untuk memastikan seluruh fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit, siaga penuh selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.

“Fasyankes harus siap 24 jam melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis, baik saat perjalanan mudik maupun di hari raya,” tegasnya.

Menyikapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di masa peralihan musim, Sekda mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan personel dan peralatan kebencanaan. BPBD dan instansi teknis diminta memetakan titik-titik rawan longsor dan banjir di jalur mudik.

Di sektor ekonomi, Andi Tjalo Kerrang menyoroti perlunya pemantauan ketat terhadap stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) diminta turun ke lapangan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat menjelang hari raya.

Tidak hanya arus mudik, sektor pariwisata turut menjadi perhatian serius. Sekda mengimbau para pengelola tempat wisata di Pinrang untuk berbenah dan meningkatkan kesiapan menyambut lonjakan pengunjung. Aspek keamanan, kebersihan, dan fasilitas pendukung harus dipastikan siap guna memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

“Kita ingin wisatawan yang berkunjung ke Pinrang merasa aman dan nyaman. Minimalisir potensi gangguan atau kejadian yang tidak diinginkan dengan persiapan matang,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan instansi vertikal di lingkungan Kabupaten Pinrang.(*)

Supala Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   10   =