SUPALAMEDIA– Pemerintah Kabupaten Pinrang menggelar Salat Istisqa di halaman Kantor Bupati, Selasa (26/7), sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi musim kemarau panjang yang melanda hampir seluruh wilayah setempat.
Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pinrang, tokoh agama, serta masyarakat.
Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemarau yang berlangsung cukup panjang telah berdampak pada ketersediaan air dan sistem irigasi di nyaris seluruh kecamatan. Kondisi itu, kata dia, mengancam sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Baca Juga:
Pemkab Pinrang, lanjut Bupati, telah melakukan berbagai langkah teknis dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada untuk menekan dampak kekeringan terhadap warga.
“Namun sebagai umat beriman, kita wajib melengkapi ikhtiar teknis dengan doa. Kita memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa rahmat dan manfaat bagi masyarakat, pertanian, serta seluruh kehidupan di Kabupaten Pinrang,” ujar Irwan.
Ia menegaskan, Salat Istisqa tidak sekadar permohonan hujan, melainkan juga momentum untuk meningkatkan ketakwaan, introspeksi diri, dan mempererat kebersamaan dalam menghadapi ujian.
Baca Juga:
Bupati mengajak masyarakat memperbanyak doa, meningkatkan ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial. Ia juga mendorong warga untuk melaksanakan Salat Istisqa secara mandiri di wilayah masing-masing jika memungkinkan.
“Kami berharap Allah mengabulkan doa-doa kita dan menurunkan hujan berkah, bukan hanya untuk mengakhiri kemarau, tetapi juga memberi manfaat sebesar-besarnya bagi Pinrang,” tutup Irwan.
Turut hadir dalam salat istisqa tersebut Wakil Bupati Sudirman Bungi, Sekretaris Daerah A. Calo Kerrang, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.(*)









